Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro (Undip) kembali menghadirkan kegiatan akademik internasional melalui penyelenggaraan kuliah umum Visiting Professor pada Senin, 27 Oktober. Acara ini digelar secara hybrid dan menghadirkan narasumber dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Tan Chee Wei, dengan topik “Harnessing Solar Energy: Photovoltaic Technologies and Applications”.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan Ketua Departemen, Ir. Mochammad Facta, S.T., M.T., Ph.D., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pengembangan energi terbarukan, khususnya energi surya, sebagai salah satu fondasi masa depan sistem energi nasional. Ia menekankan bahwa pemahaman teknologi fotovoltaik menjadi kompetensi strategis bagi mahasiswa dan peneliti.
Dalam pemaparannya, Dr. Tan Chee Wei—yang merupakan Associate Professor di bidang energi terbarukan—menyajikan materi komprehensif terkait perkembangan terbaru teknologi fotovoltaik. Bahasan meliputi prinsip dasar konversi energi surya, tantangan efisiensi sel surya, inovasi material, hingga pemanfaatannya di berbagai sektor industri dan masyarakat. Beliau juga menekankan peluang besar bagi akademisi Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan riset dan implementasi teknologi energi hijau.
Acara ini dipandu oleh moderator Alfia Putri Wulandari, S.T., M.T., yang menjaga alur diskusi tetap menarik dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat jelas dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab, baik dari dosen maupun mahasiswa Undip serta peserta dari luar institusi. Beragam pertanyaan kritis mengenai riset dan penerapan teknologi fotovoltaik di Indonesia diajukan kepada narasumber.
Melalui kegiatan Visiting Professor ini, Departemen Teknik Elektro Undip berharap dapat semakin mendorong minat civitas akademika dalam mengembangkan riset energi terbarukan, khususnya fotovoltaik. Selain itu, acara ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi riset yang lebih konkret dan berkelanjutan antara Undip dan UTM.
